Perusahaan rintisan asal Jerman, Kubermatik, memperkenalkan sistem sumber terbuka baru yang disebut KubeCarrier. Sistem ini merupakan respons terhadap tantangan teknis yang semakin meningkat dalam ekosistem Kubernetes dan teknologi cloud-native yang terus berkembang.
KubeCarrier adalah pusat manajemen layanan untuk memecahkan berbagai masalah teknis terkait penerapan klaster Kubernetes. Menurut salah satu pendiri dan CEO, Sebastian Scheele, perusahaan ingin mengatasi masalah yang dihadapi pengembang dan profesional TI saat menjalankan aplikasi cloud-native.
Mengotomatiskan Operasi untuk Aplikasi Cloud-Native
Kubermatic memutuskan untuk mengembangkan konsep ini lebih jauh dengan menciptakan KubeCarrier untuk menyediakan cara bagi operator untuk mengemas, mengelola, dan menyebarkan aplikasi cloud-native secara otomatis.
Sekitar empat tahun yang lalu, komunitas cloud-native menghadapi beberapa masalah teknis seputar cluster Kubernetes, seperti
- Autentikasi,
- Jaring layanan, dan
- Jaringan overlay.
Meskipun mereka sudah cukup lama berhasil, Scheele masih melihat masalah serupa terjadi di mana para pengembang membutuhkan lebih banyak alat untuk mengelola kompleksitas Kubernetes yang semakin meningkat. Perusahaan ini menciptakan solusi sumber terbuka ini untuk membantu mereka memecahkan salah satu aspek masalah tersebut.
Fleksibilitas Selain Mengelola Kubernetes
Sistem sumber terbuka ini dirancang untuk mengelola aplikasi dan layanan di beberapa kluster Kubernetes sambil menyediakan kerangka kerja terpusat bagi pengguna untuk pusat layanan mandiri.
Menurut Scheele, KubeCarrier akan memberi organisasi lebih banyak fleksibilitas selain mengelola Kubernetes. KubeCarrier akan menyediakan dan menangani beban kerja di berbagai kluster.
Sistem ini akan membantu pelanggan Kubermatic untuk memanfaatkan API dan Operator Kubernetes ke dalam kerangka kerja terpusat, yang memungkinkan bisnis untuk memberikan layanan cloud-native.
Scheele mencatat bahwa KubeCarrier akan membantu pelanggan mereka membangun otomatisasi yang tepat seputar penyediaan dan kapabilitas layanan. Hal ini akan memungkinkan berbagai tim untuk menyediakan berbagai layanan di dalam organisasi mereka atau kepada klien eksternal. Dengan KubeCarrier, baik pelanggan eksternal maupun internal dapat segera menerapkan perangkat lunak dan layanan cloud-native yang mereka butuhkan.
Beberapa solusi yang akan disediakan KubeCarrier meliputi penerapan service mesh, basis data, penyimpanan data, dan sistem pemantauan. Solusi ini juga akan memastikan skalabilitas dan pengulangan seiring pertumbuhan lingkungan dengan memudahkan pengelolaan, penempatan, dan pemeriksaan layanan di seluruh platform.
Apa Langkah Selanjutnya?
Kubermatic akan memperluas portofolio produk sumber terbukanya dengan menjadikan KubeCarrier sebagai sumber terbuka. Khususnya, Kubermatics akan menjadikan KubeOne dan itu platform Kubernetes.
KubeOne
Dirancang untuk menyediakan manajemen siklus hidup Kubernetes otomatis ke lokasi edge dan pusat data. Platform ini juga mengelola penerapan dan pengembangan klaster Kubernetes tunggal pada berbagai infrastruktur.
Platform Kubernetes Kubermatik
Dirancang untuk mengelola kebutuhan perusahaan dengan menyediakan perangkat lunak yang skalabel bagi tim operasi TI untuk menghadirkan operasi Hari ke-2 dan fungsi Kubernetes-as-a-Service kepada pelanggan. Platform ini juga mengotomatiskan seluruh manajemen siklus hidup beberapa klaster Kubernetes di berbagai platform.
Solusi cloud-native sumber terbuka tersedia di GitHub.
Menurut Scheele, perusahaan berharap mendapatkan masukan penting dari komunitas tentang cara meningkatkan layanan mereka lebih lanjut. Ia juga mencatat bahwa Kubermatic ingin menemukan cara baru untuk mengintegrasikan teknologi ini ke dalam penawaran komersialnya. Scheele melaporkan bahwa layanan tersebut akan tersedia dalam tiga hingga enam bulan ke depan.
Juga Baca
Tentang Kubermatic
Kubermatik adalah perusahaan perangkat lunak otomatisasi Kubernetes yang bertanggung jawab untuk mendukung operasi TI dalam skala besar. Sebelumnya dikenal sebagai Loodse, platform ini memberdayakan organisasi untuk mengotomatiskan proses cloud-native mereka secara on-premise, lintas multi-cloud, dan edge sepenuhnya. Pada tahun 2019, perusahaan ini merupakan salah satu dari lima kontributor korporat teratas untuk Proyek Kubernetes.
Kubermatic menciptakan solusi perangkat lunak dan menyediakan layanan profesional yang dirancang untuk menavigasi dan mempercepat transformasi cloud-native dengan aman. Berbagai perusahaan terkemuka, seperti Lufthansa, Siemens, T-Systems, dan Bosch, mempercayai platform ini untuk menangani kebutuhan cloud-native mereka yang kompleks. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2016 oleh Sebastian Scheele dan Julian Hansert, dengan kantor pusat di Hamburg, Jerman.